<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2005019430743333689</id><updated>2012-02-16T06:49:30.420-08:00</updated><title type='text'>Artikel Ekonomi &amp; Bisnis</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://buzer-ekonomi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2005019430743333689/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buzer-ekonomi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>SealLovers</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06160867549917410251</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2005019430743333689.post-3100238884236483797</id><published>2008-06-04T22:06:00.000-07:00</published><updated>2008-06-04T22:11:03.744-07:00</updated><title type='text'>Emas = Investasi ????</title><content type='html'>Emas sebagai sarana invetasi , sudah lama di kenal. Baik di Indonesia maupun di luar negeri. Baik di desa maupun di kota. Bahkan bukan hanya untuk investasi , untuk sarana transaksi emas bukan hal yang asing.&lt;br /&gt;Pegadaian sebagai lembaga gadai yang menerima emas sebagai agunannya , telah lama berkiprah selama seabad lebih. Bahkan komposisi bj emas hampir mendominasi total jenis barang jaminan yang ada.&lt;br /&gt;Ironisnya, nasabah bj emas yang ada dikita bukan hasil dari program edukasi menabung emas dari pegadaian namun dari warisan nenek moyang nasabah Pegadaian. Pegadaian dalam hal ini , menerima subsidi budaya menabung emas dari leluhur nasabahnya.&lt;br /&gt;Apa yang akan terjadi, jika nasabah yang paham menabung emas sudah pensiun menjadi nasabah Pegadaian? Bisa2 bj emas akan bergeser ke bj gudang.&lt;br /&gt;Generasi-generasi muda sekarang perlu dipertanyakan kefahaman mereka tentang pentingnya menabung emas. Apakah sudah tumbuh budaya menabung emas dikalangan mereka.&lt;br /&gt;(mengformat pasar emas di internal Pegadaian???).&lt;br /&gt;siapa yang mengedukasi budaya menabung emas di kalnagan mereka , generasi muda nasabah pegadaian? Emas sebagai sarana invetasi , sudah lama di kenal. Baik di Indonesia maupun di luar negeri. Baik di desa maupun di kota. Bahkan bukan hanya untuk investasi , untuk sarana transaksi emas bukan hal yang asing.&lt;br /&gt;Pegadaian sebagai lembaga gadai yang menerima emas sebagai agunannya , telah lama berkiprah selama seabad lebih. Bahkan komposisi bj emas hampir mendominasi total jenis barang jaminan yang ada.&lt;br /&gt;Ironisnya, nasabah bj emas yang ada dikita bukan hasil dari program edukasi menabung emas dari pegadaian namun dari warisan nenek moyang nasabah Pegadaian. Pegadaian dalam hal ini , menerima subsidi budaya menabung emas dari leluhur nasabahnya.&lt;br /&gt;Apa yang akan terjadi, jika nasabah yang paham menabung emas sudah pensiun menjadi nasabah Pegadaian? Bisa2 bj emas akan bergeser ke bj gudang.&lt;br /&gt;Generasi-generasi muda sekarang perlu dipertanyakan kefahaman mereka tentang pentingnya menabung emas. Apakah sudah tumbuh budaya menabung emas dikalangan mereka.&lt;br /&gt;(mengformat pasar emas di internal Pegadaian???).&lt;br /&gt;siapa yang mengedukasi budaya menabung emas di kalnagan mereka , generasi muda nasabah pegadaian?&lt;br /&gt;Kayaknya program menabung emas dikalngan generasi muda makin menipis.&lt;br /&gt;Emas sebagai sarana lindung nilai atas inflasi sudah mulai asing untuk dikenal. Seberapa jauh emas bisa melindungi kekayaan masyarakat kurang begitu disadari. Bahkan toko emas yang merupakan agen terdepan memasarkan emas belum menyadari pentingnya memformat pasar emas di masyarakat.&lt;br /&gt;Pengenalan emas sebagai sarana untuk investasi sudah selayaknya sudah saatnya untuk diperkenalkan.&lt;br /&gt;Memotivasi masyarakat akan urgensi instrumen ekonomi yang 40.000 tahun ini. Yang sekarang berkembang saat ini yang dibahas hanya instrumen pasar uang dan pasar modal. Sementara instrumen emas tidak pernah dibahas, padahal sudah terbukti mampu menjalankan sistem ekonomi yang stabil selama 40 000 tahun.&lt;br /&gt;Emas sebagai sarana investasi yang tahan inflasi harus sudah diperkenalkan dimasyarakat . Pegadaian harus menciptakan program edukasi emas yang sistematis sehingga kiprahnya dimasyarakat semakin terdengar.Pegadaian akan dikenal sebagai lembaga yang identik dengan emas. Dimana mau tahu emas? Pegadaian! Dimana investasi emas? Pegadaian! Dimana mencairkan emas ? Pegadaian !&lt;br /&gt;Program edukasi emas dimasyarakat adalah upaya mempromosikan Pegadaian sebagai lembaga yang tahu betul apa itu emas.&lt;br /&gt;Yang menajdi pertanyaan: apakah referensi emas dalam Pegadaian cukup mumpuni untuk menginformasikan keutamaan berinvestasi emas? Inilah yang harus kita waspadai. Sudah seabad bergaul dengan emas, namun hanya sebatas mengenal karat dan beratnya saja. Sungguh ironis dan sangat mencemaskan.&lt;br /&gt;Bisa saja program edukasi emas dimasyarakat gagal karena dalam internal sendiri mengalami krisis ketersediaan SDM dan referensi emas itu sendiri.&lt;br /&gt;Maka pengkajian tentang emas sebagai instrumen portofolio investasi perlu dibuka lagi. Buku2 yang membahas emas sebagai sarana investasi sangat terbatas. Perlu perjuangan yang keras untuk kembali menggali khasanah keilmuan yang membahas logam mulia tersebut.&lt;br /&gt;Ketika kita ditanya nasabah, apa sih keunggulannya menabung emas dari uang?&lt;br /&gt;Waah, jangan bingung dulu. Perlu penjelasan yang bisa dicerna oleh pasar sasaran kita, agar informasi yang diterima utuh.&lt;br /&gt;Ini pertanyaan yang mendasar dan sangat efektif untuk mengenalkan emas sebagai program investasi yang lebih menarik dari uang kertas.&lt;br /&gt;Kalau anda menabung uang kertas bulan januari sebesar Rp 1000,00 . uang itu bisa mampu membeli tempe 2 potong. Misalnya bulan desember , tabungan rP 1000,00 diambil, uang itu hanya mempu membeli tempe 1 potong, berhubung harga tempe telah naik. Turunnya nilai uang itulah yang disebut inflasi. Harga tempe mengalahkan harga uang itu sendiri. Dan itulah ruginya menabung uang kartal./uang kertas bukan alat untuk investasi , dia hanya alat tukar menukar barang dan jasa.&lt;br /&gt;Apakah anda beruntung dengan menabung uang?? Jelas rugi, wong dulu dapat tempe 2 potng , kok sekarang 1 potong.&lt;br /&gt;Lain ceritanya kalau anda menabung emas. Kalau dulu berangkat haji cukup 250 gram.sekarang? ya sama 250 gram emas. Naah , itulah untungnya menabung emas.&lt;br /&gt;Ini contoh presentasi untuk konsumsi kalangan yang awam dengan dunia investasi. (Penulis pernah praktekan presentasi ini dihadapan Pak Lurah ,para RT dan tokoh Alim ulama di desa Cikuya, sukaresmi,Banten. Dan tanggapannya? Cukup hebooh dan gempar!!!&lt;br /&gt;Naah, didunia yang sudah mengenal berbagai macam portovolio investasi ,perlu bahasa yagn lebih canggih lagi sehingga bisa diterima dikalangan mereka.&lt;br /&gt;Mari kita baca bersama tulisan di KIE halaman 125: â??â?¦1. Tingkat bunga riil (real interest rate) .tingkat bunga dihitung degnan mengurangi tingkat inflasi dari tingkat bunga nominal (yang ditetapkan);tingkat bunga riil merupakan faktor penting untuk membandingkan penghasilan efektif dari investasi yang berbeda-beda.dengan menghitung nilai sekarang atau nilai yagn akan datang dengan memperkirakan tingkat inflasi pada masa yang akan datang.obli&lt;br /&gt;Bagaimana emas bisa menghadapi inflasi bahkan deflasi sekaligus? Jawabannya silahkan buka buku KIE atau klik www.investasi-emas.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa jadinya ketika program memformat pasar emas dikudeta pesaing kita?&lt;br /&gt;Misal bank2 syariah yang membuka rahn, mengadakan program format pasar emas.bisa dipastikan pasar emas yang tercipta kan lari ke sana. Apalagi dalam bank2 syariah mempunyai instrument untuk investasi emas, seperti akad murabahah. Naah mereka selangkar lebih maju. Tinggal menunggu sentuhan2 pikiran yang paham akan pentingnya memformat pasar emas di masyarakat.Yang menajdi pertanyaan: apakah referensi emas dalam Pegadaian cukup mumpuni untuk menginformasikan keutamaan berinvestasi emas? Inilah yang harus kita waspadai. Sudah seabad bergaul dengan emas, namun hanya sebatas mengenal karat dan beratnya saja. Sungguh ironis dan sangat mencemaskan.&lt;br /&gt;Bisa saja program edukasi emas dimasyarakat gagal karena dalam internal sendiri mengalami krisis ketersediaan SDM dan referensi emas itu sendiri.&lt;br /&gt;Maka pengkajian tentang emas sebagai instrumen portofolio investasi perlu dibuka lagi. Buku2 yang membahas emas sebagai sarana investasi sangat terbatas. Perlu perjuangan yang keras untuk kembali menggali khasanah keilmuan yang membahas logam mulia tersebut.&lt;br /&gt;Ketika kita ditanya nasabah, apa sih keunggulannya menabung emas dari uang?&lt;br /&gt;Waah, jangan bingung dulu. Perlu penjelasan yang bisa dicerna oleh pasar sasaran kita, agar informasi yang diterima utuh.&lt;br /&gt;Ini pertanyaan yang mendasar dan sangat efektif untuk mengenalkan emas sebagai program investasi yang lebih menarik dari uang kertas.&lt;br /&gt;Kalau anda menabung uang kertas bulan januari sebesar Rp 1000,00 . uang itu bisa mampu membeli tempe 2 potong. Misalnya bulan desember , tabungan rP 1000,00 diambil, uang itu hanya mempu membeli tempe 1 potong, berhubung harga tempe telah naik. Turunnya nilai uang itulah yang disebut inflasi. Harga tempe mengalahkan harga uang itu sendiri. Dan itulah ruginya menabung uang kartal./uang kertas bukan alat untuk investasi , dia hanya alat tukar menukar barang dan jasa.&lt;br /&gt;Apakah anda beruntung dengan menabung uang?? Jelas rugi, wong dulu dapat tempe 2 potng , kok sekarang 1 potong.&lt;br /&gt;Lain ceritanya kalau anda menabung emas. Kalau dulu berangkat haji cukup 250 gram.sekarang? ya sama 250 gram emas. Naah , itulah untungnya menabung emas.&lt;br /&gt;Ini contoh presentasi untuk konsumsi kalangan yang awam dengan dunia investasi. (Penulis pernah praktekan presentasi ini dihadapan Pak Lurah ,para RT dan tokoh Alim ulama di desa Cikuya, sukaresmi,Banten. Dan tanggapannya? Cukup hebooh dan gempar!!!&lt;br /&gt;Naah, didunia yang sudah mengenal berbagai macam portovolio investasi ,perlu bahasa yagn lebih canggih lagi sehingga bisa diterima dikalangan mereka.&lt;br /&gt;Mari kita baca bersama tulisan di KIE halaman 125: â??â?¦1. Tingkat bunga riil (real interest rate) .tingkat bunga dihitung degnan mengurangi tingkat inflasi dari tingkat bunga nominal (yang ditetapkan);tingkat bunga riil merupakan faktor penting untuk membandingkan penghasilan efektif dari investasi yang berbeda-beda.dengan menghitung nilai sekarang atau nilai yagn akan datang dengan memperkirakan tingkat inflasi pada masa yang akan datang.obli&lt;br /&gt;Bagaimana emas bisa menghadapi inflasi bahkan deflasi sekaligus? Jawabannya silahkan buka buku KIE atau klik www.investasi-emas.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa jadinya ketika program memformat pasar emas dikudeta pesaing kita?&lt;br /&gt;Misal bank2 syariah yang membuka rahn, mengadakan program format pasar emas.bisa dipastikan pasar emas yang tercipta kan lari ke sana. Apalagi dalam bank2 syariah mempunyai instrument untuk investasi emas, seperti akad murabahah. Naah mereka selangkar lebih maju. Tinggal menunggu sentuhan2 pikiran yang paham akan pentingnya memformat pasar emas di masyarakat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2005019430743333689-3100238884236483797?l=buzer-ekonomi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buzer-ekonomi.blogspot.com/feeds/3100238884236483797/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2005019430743333689&amp;postID=3100238884236483797' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2005019430743333689/posts/default/3100238884236483797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2005019430743333689/posts/default/3100238884236483797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buzer-ekonomi.blogspot.com/2008/06/emas-investasi.html' title='Emas = Investasi ????'/><author><name>SealLovers</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06160867549917410251</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
